Desa Tanpa Kasur

Seharian lelah beraktifitas rasanya ingin sekali cepart-cepat sampai kerumah dan langsung menuju kekamar tercinta untuk rebah dikasur yang memang tidak terlalu empuk namun tetap nyaman bagiku. Terus menerus khayalku diperjalanan. Setiba dirumah, ya Terima Kasih Tuhan itu semua bisa tercapai. Namun bagaimana nasib orang-orang yang tinggal di desa tanpa kasur ??

Ya, memang benar mereka bukan tidak sanggup membeli kasur, hanya saja tidur tanpa kasur sudah menjadi tradisi bagi warga yang tinggal didesa tersebut, berikut kisah mereka...
  


 http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/01/kasuran.jpg
 
  Dusun Kasuran adalah salah satu dusun yang yang ada di desa margodadi kecamatan sayegan, sleman. Sepintas emang gak beda sama dusun yang laen gan, tapi satu hal yang membedakan adalah mayoritas penduduknya gak tidur diatas kasur.

Tradisi ini udah berlangsung turun-temurun sejak jaman nenek moyang, dan gak cuma ditaati oleh orang-orang yang udah sepuh, tapi juga orang-orang muda dan anak-anak. Meyoritas warga tidur hanya beralaskan tikar atau dipan yang gak ada kasurnya.

Kebiasaan ini tentunya bukan tanpa alasan, mitosnya aturan agar warga gak tidur diatas kasur merupakan perintah dari Sunan Kalijaga. Dusun ini dulunya emang pernah disinggahi Sunan Kalijaga ketika melakukan perjalanan untuk menyebarkan agama Islam. Sunan Kalijaga berjalan dari Godean menuju arah utara, antara lain melewati Dusun Grogol dan Tuksibeduk. Sampai di Kasuran sekitar pukul 13.00-14.00 Sunan Kalijaga merasa sangat lelah. Kemudian dia meminta salah satu warga agar menggelarkan kasur untuk istirahat.

Ketika akan melanjutkan perjalanan, Sunan Kalijaga berpesan agar warga jangan sekali-kali tidur diatas kasur. Pesan tersebut masih dilaksanakan sampe sekarang, bukan hanya buat penduduk asli tapi juga buat penduduk baru.
http://anehdidunia.blogspot.com

Trus bagaimana kalo dilanggar? menurut pengakuan penduduk setempat biasanya akan terjadi hal-hal yang aneh. Seperti yang terjadi pada 11 orang mahasiswa yang sedang KKN di daerah ini, sebelumnya mereka udah diberitahu tentang peraturan tak tertulis yang dipercaya masyarakat, tapi gak tau apakah mereka bener-bener percaya atau hanya manggut-manggut tapi dalam hati menolak. Alhasil menjelang tengah malam 4 orang mahasiswa teriak-teriak histeris, teman-temannya mengira 4 orang ini masuk angin, setelah dipanggilkan dokter kondisi mereka tetap sama, setelah dipanggilkan sesepuh barulah mereka bisa tenang.

Kisah lain, salah satu warga Kasuran menidurkan anaknya yang masih kecil di atas kasur. Tanpa diketahui sebabnya anak tersebut tiba-tiba mengalami panas tinggi, menangis dan berteriak tanpa sebab yang jelas, setelah ditidurkan di 'jogan' (lantai) baru berhenti menangis

Sumber: anehdidunia.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Yayasan Pak Hartono dan Pak Haryono, Berawal Dari Ketulusan Hati

Ketulusan kedua kakak beradik ini, Pak Hartono dan Pak Haryono sangat menyentuh hati saya, berawal ketika saya menonton TVRI sayang sekali saya lupa nama acaranya. Mereka berdua mempunyai yayasan yang khusus menampung orang-orang sakit jiwa yang mereka mabil sendiri dari jalanan. Bukanlah berlatar belakang sebagai orang yang kaya raya, tidak menghalangi keinginan yang luar biasa ini untuk tetap bertahan kurang lebih 14 tahun untuk tetap bertahan dengan yayasan ini.

Kekayaan hati yang dimili keluarga besar mereka lah yang membuat yayasan ini terus berdiri, dengan menitikan air mata saya ketika acara tersebut terus ditayangkan, saya berharap setiap pembaca tulisan ini dapat membantu yayasan ini, amat sangat disayangkan saya lupa mecatatat nama alamat yayasan ini.

Mudah-mudahan dengan bantuan teknologi kita sama-sama dapat mencari dan menolong yayasan ini. Semakin banyak anda menyebarkan tulisan ini semakin banyak juga bantuan yang dapat diterima yayasan ini, yang juga pernah memanjat sebuah pohon hanya agar dapat mendapatkan lauk untuk para pasien-pasien sakit jiwa yang hampir berjumlah 20 orang ini ( kalau saya tidak salah ).

Bantuan bisa berupa apapun, termasuk anda-anda yang mempunyai latar belakang pendidikan kejiwaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Kuliner yang patut dicoba

Kali ini saya akan berbagi tempat-tempat kuliner yang patut kita coba... Cocok banget buat kamu yang hobinya makan, sama seperti saya :D

Fiesta steak di margo city Depok

Pancake parloue margo city ground floor Depok

Warung pasta di Jl. Margonda Raya Depok

Saung Abun depan Gunadaram gedung  H

D'lapan yang terletak disebelah darmawangsa square

Burger item dikomplek UNJ

Warung Sambel Setan diseberang jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata

Ramen 38 Sanpachi

Daimen di Jatiwaringin

Gimana, lumayan banyak untuk dicoba, buat kamu yang cowok-cowok ayo traktir deh gebetan atau pacar kamu di tempat yang tertera diatas, dan jangan lupa ajak-ajak saya yaa :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Profil Sang Remaja Jenius

Sedang membuat tulisan, tiba-tiba tertarik dengan bacaan dari detiknews yang memaparkan tentang profil sang remaja jenius. Semoga bisa menjadi inspirasi dan kita generasi penerus bangsam bisa mengikuti jejaknya.

Usianya masih 18 tahun, namun Hartadinata Harianto sudah menginjak Semester 5 di Stony Brook University, New York, Amerika Serikat (AS) di saat teman sebayanya masih menyelesaikan SMA. Harta memang mengalami akselerasi jenjang pendidikan karena kemampuannya yang di atas rata-rata. Apa sih rahasianya?

Saat berbincang dengan detikcom, Kamis (27/12/2012), Harta sudah bersekolah di AS sejak kelas 3 SD karena mengikuti keluarganya yang berasal dari Surabaya pindah ke AS. Dia sudah mendapatkan beasiswa sejak SMA. SMA di AS yang normalnya 4 tahun, ditempuh hanya dalam 2 tahun saja di Bard High School Early College, sekolah khusus percepatan dan favorit di New York.

Tak cuma itu, Harta mendapatkan beasiswa penuh dari Yayasan Bill & Melinda Gates selama bersekolah SMA Bard College. Padahal, tak mudah menjadi siswa di sana. Harta harus bersaing dengan 6 ribu - 8 ribu calon siswa cerdas lainnya yang disaring hanya menjadi 150 siswa.

Setelah sekolah selama 2 tahun, dia mendapat gelar Associate Degree (di Indonesia setara D3/sarjana muda, red) dari Bard High School. Lantas dia memilih masuk Stoony Brook University, dengan program studi ganda, ekonomi dan kedokteran. Dalam kedua program studi itu, Harta langsung menginjak Semester 5.

Nilainya, sejauh ini, Harta mengaku selalu mendapatkan nilai A dalam mata pelajaran di kedua program studi itu. Tak heran dia mendapat beasiswa penuh dari akomodasi hingga tempat tinggal.

Terkagum pasti setelah membaca berita dari detiknews diatas, jangan hanya kagum mari kita ikuti keberhasilannya dengan kerja keras.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Kisah Sedih Dibalik Bom Boston

Kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Boston, semakin membuat kita miris, karena teror bisa saja terjadi dimana-mana, seperti di arena olahraga. Penyelanggaraan Boston Marathon edisi 2013 berakhir dengan kejadian mengerikan. Setidaknya dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka menyusul ledakan yang terjadi dekat garis finis, Selasa (16/4/2013) dinihari WIB.

Berikut salah satu cerita yang sangat menyedihkan dalam kejadian tersebut :

Martin Richard, bocah delapan tahun ini, mulai melambaikan tangan menunggu ayahnya. Bill Richard, memasuki garis finis. Sebab, beberapa pelari terlihat sudah memasuki garis berwarna kuning di Bolyston Street, Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin siang (16/4/2013).

Bill memang bukan pelari, tetapi seorang tokoh masyarakat dari Dorchester yang bergabung dengan 27.000 warga untuk mengikuti lomba marathon, kemarin. Lomba itu untuk memeriahkan peringatan Hari Patriot untuk mengenang pertempuran pembuka Revolusi Amerika, yang berlangsung di Lexington dan Concord pada 19 April 1775. Peringatan itu selalu dilaksanakan di setiap Hari Senin yang dekat dengan 19 April dan dijadikan sebagai hari libur.

Duarrr!!! Ledakan itu mengguncang ketika beberapa orang baru saja memasuki garis finish. Dua detik kemudian, satu ledakan lain menyusul, menerbangkan paku, besi dan gotri dari sebuah tong sampah. Lambaian tangan dan teriakan histeris kegembiraan langsung berubah menjadi teriakan ketakutan dan panik.

Darah dan puing-puing menggenangi jalan raya di sebelah jalur yang digunakan untuk lomba. Namun jalan itu dipenuhi oleh penonton. Martin, si bocah itu terkapar bersama belasan orang lainnya. Termasuk ibunya, Denise, dan seorang saudara perempuannya. Laporan terakhir menyebutkan, tiga orang tewas dan sekitar 100 orang terluka. Dari jumlah itu, 17 masih kritis dengan kondisi luka parah.

Hari Patriot dan Boston Marathon dengan rute sejauh 26,2 mil itu merupakan paket wisata tahunan yang mendatangkan banyak turis. Ribuan orang berbondong bondong memadati Lexington dan Concord Road, serta mendatangi Minute Man National Historical Park.

Rangkaian parade ini berlangsung sejak Sabtu dan warga memanuhi Kota Boston dengan berbagai seragam dan asesoris militer era kolonial. Sekolah dan layanan bisnis tutup karena tidak ada yang ingin melewati parade meriah itu. Apalagi, di berbagai sudut kota, warga menggelar pesta berbekeu di depan rumah mereka dan mengajak siapa saja untuk mencicipi masakan mereka.

Namun, semua keakraban dan kemeriahan itu berubah menjadi duka yang sangat mendalam. Orang-orang menjerit dan saling berpelukan. Sebagian mereka berlumuran darah. Lebih dari dua abad pesta hari pahlawan itu mereka gelar, namun naas di tahun ke-238.

Setelah rangkaian dua ledakan pada pukul 14.50 waktu setempat itu dengan selang 10 detik, polisi berhasil menemukan dua bom lain tak jauh dari lokasi. Namun, satu ledakan lain terdengar beberapa menit kemudian di Perpustakaan Kepresidenan John F Kennedy, di kota yang sama. Konon, polisi kabarnya juga menemukan paket mencurigakan di RS JFK di kota yang sama.

Kini, horor itu tidak hanya membuat Boston mencekam, tetapi menggetarkan hampir seluruh AS. Polisi dan militer langsung melakukan pengamanan di sejumlah lokasi strategis, terutama Washington dan New York. Getar ledakan itu juga terasa hingga London, Inggris dan Nagano, Jepang, yang juga akan menggelar lomba marathon, Minggu depan. Teror selalu sangat menyakitkan

Semoga para korban diberi kekuatan dan tidak mengalami trauma :) Amin.



sumber : tribun news batam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Saran Untuk Pemimpin Daerah

Dimanapun sang pemimpin daerah berada, kecil kemungkinan blog saya ini dibaca, tapi tidak berhenti usaha saya untuk menyampaikan beberapa saran , terkhusus dibidang pendidikan.

Manfaatkan sekolah-sekolah kecil untuk dijadikan sekolah yang bebas biaya, dalam artian pemerintah turun langsung atau blusukkan untuk mensurvey sekolah tersebut dan para pengajarnya, kemudian meminta data dari RT setempat bagi warganya yang mempunyai anak usia sekolah untuk didaftarkan kesekolah tersebut, juga terjun ketempat-tempat dimana banyak anak-anak jalanan berkeliaran dilampu merah, baik yang sedang mengamen ataupun berjualan.

Biaya-biayanya diambil dari pajak ataupun sitaan para koruptor, memag tidak mudah ini hanya sekedar saran saja, kemudian menyarin para mahasiswa untuk membantu segala program yang dibutuhkan, hitung-hitung memberikan praktek bagi para mahasiswa sebelum terjun kedunia kerja.

Segala hal mendetail dapat dirapatkan dengan sang pencetus saran, yaitu saya sendiri :)

Tulisan ini terilhami dari banyaknya sekolah-sekolah dekat rumah saya yang sebenarnya bisa lebih dimanfaatkan lagi, dan juga melihat menyerbaknya kasus korupsi dimana-mana.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bahasa Inggris Jadi Bahasa Pengantar, Nasionalisme Luntur

Bangga sekali orang tua melihat anaknya pandai berbagasa asing, khususnya bahasa inggris yang mana bahasa inggris adalah bahasa internasional. Sering kali orang tua modern sudah mulai membiasakan sang anak berbicara bahasa inggris sejak dini, baik dalam keseharian maupun mencaro\ikan sang anak sekolah yang memang menggunkan bahasa asing.

Lalu bagiamana dengan bahasa kita tercinta, jati diri bangsa yang diwujudkan dengan berbahasa yang baik dan benar ? Terlebih sekarang adanya Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang mana bahasa inggris digunakan sebagai bahasa pengantar. Banyak perdebatan yang terjadi, dikarenakan hal tesebut melanggar kosntitusi.

Sebagai pelajar, sedikit saya berkomentar yaitu wujudkan kecerdasan anak bangsa dengan tetap mencintai bahasa indonesia dan menggunakannya sebagai bahasa pengantar disekolah, namun selanjutnya gunakan satu hari khusus sebagai english day dimana peserta didik diwajibkan berbahasa inggris, hal tersebut dapat melatih kepandaian kita berbahasa inggris yang mana memang diperulkan, namun tidak menghilangkan rasa untuk menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.

Baca lebih lanjut http://de.tk/0QKuz

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments